Peran umat Islam dalam menghadapi tantangan zaman

PERAN UMAT ISLAM DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ZAMAN

Seiring berkembangnya zaman yang semakin maju, yang biasa disebut era globalisasi, era yang menghadirkan perubahan pada berbagai aspek kehidupan, era yang mengubah tatanan kehidupan manusia dari tradisional menuju modern, era dimana segala sesuatu dapat dilakukan dan diproleh secara instan, pada intinya era globalisasi adalah era yang semakin memanjakan manusia dalam mengerjakan segala aktivitas kehidupannya. Kehadirannya ini, memiliki dampak negatif misalnya masuknya budaya barat dan dampak positif seperti komunikasi lancar tidak mengenal ruang dan waktu karena dukungan internet.
Sudah saatnya pemuda islam bangun dari nina bobok dampak globalisasi, sudah saatnya pula bangkit dan mencari serta merebut setiap peluang yang ada untuk mengembalikan kejayaan islam di era globalisasi.
Bergerak disini bukan berarti menolak globalisasi tetapi pemuda islam mampu menempatkan bagaimana dirinya dan mampu mengambil peran penting dalam era ini.Beberapa hal yang dapat dilakukan umat islam dalam menghadapi tantangan zaman diantaranya:
Jangan menutup diri terhadap perkembangan jaman, seperti pepatah orang jepang “ambil yang baik, buang yang buruk dan ciptakan yang baru”, dan tentunya yang diambil itu yang sesuai syarat islam dan tidak melanggar Al-qur’an dan Asunah (Hadist).
Rubah mindset orang awam yang beranggapan islam itu konotasi kuno, ketinggalan jaman, menjadi lebih berfikir positif terhadap islam.
Membuka diri terhadap perkembangan teknologi.
Ikut serta berpartisi dalam pemerintahan, bidang politik, dan ekonomi.
Era globalisasi bukan era yang mudah bagi umat Islam khususnya pemuda islam, mereka harus memiliki pondasi yang kuat dan kokoh agar tujuan mulia itu tercapai bukan malah terbawa arus negatif, oleh karena itu di butuhkan Empat Pondasi yang kuat dalam menghadapi setiap tantangan yang ada, diantaranya :
Tauhid yang kuat
Pemahaman agama yang hebat
Ilmu pengetahuan yang lebih
Niat tulus dan komitmen
Sudah tidak saatnya umat Islam berselisih tentang perbedaan karena sudah saatnya umat Islam bangkit dan bersatu serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan karena keimanan dan ketakwaanlah rahasia kejayaan islam. Kini tinggal kita sebagai salah satu pemuda islam ingin menempatkan posisi dimana menjadi aktor utama, pemeran atau penonton. Pertanyaan tersebut hanya kita yang bisa menjawab dan bukan hanya sekedar dimulut tapi juga ada realisasinya.
Mereka pada jaman teknologi masih sederhana dapat mengambil peluang dan berperan sebagai agent of change, mengapa kita tidak dan mumpung masih muda semangat masih membara. Inovasi dan kreatif terus ada dan didukung dengan teknologi yang luar biasa. Marilah bersama rapatkan barisan untuk menjadi Al-Fath atau Al-ayyubi era modern yang cerdas mengambil setiap peluang dan menciptakan perubahan.